masukkan script iklan disini
TIPIKORSUMSEL | MEDAN - Sumatera Utara (Sumut) mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Handball Senior Indoor dan Beach 2026. Tak sekadar sukses menyelenggarakan ajang olahraga bergengsi tingkat nasional, Sumut juga memasang target ambisius untuk meraih prestasi gemilang dengan membidik medali dari enam kategori yang dipertandingkan.
Kejurnas yang berlangsung pada 20-26 Oktober 2026 tersebut digelar di GOR Bola Tangan Sumatera Utara, Kompleks Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumatera Utara. Kejuaraan ini diikuti atlet-atlet terbaik dari 10 provinsi di Indonesia yang bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus menguji kemampuan di nomor senior indoor dan beach.
Penyelenggaraan Kejurnas Handball 2026 menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga bola tangan di Sumatera Utara. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan atlet, kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi Sumut untuk memperkenalkan olahraga handball kepada masyarakat luas serta menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan kompetisi olahraga berskala nasional.
Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah dengan dihadiri sejumlah tokoh olahraga dan pejabat daerah. Hadir di antaranya Ketua Umum PB ABTI Zulfidar Zaidar Muchtar, perwakilan KONI Pusat Jhon Ismadi Lubis, perwakilan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Pusat Jadi Rajagukguk, Kepala Dispora Sumatera Utara Maffullah Pratama yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, serta Ketua Umum Pengprov ABTI Sumut H. Hendra Cipta. Turut hadir para manajer tim dan ofisial dari 10 provinsi peserta.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan tari multietnik dan hiburan dari sejumlah grup musik ternama di Sumatera Utara. Perpaduan olahraga dan seni tersebut menambah kemeriahan acara sekaligus memperlihatkan kesiapan Sumut dalam menyambut para atlet dan tamu dari berbagai daerah.
Ketua Umum Pengprov ABTI Sumatera Utara H. Hendra Cipta, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Kejurnas, menegaskan bahwa penyelenggaraan Kejurnas Handball 2026 memiliki arti strategis bagi kemajuan olahraga bola tangan di Sumut.
Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali, melainkan juga sarana memperluas popularitas olahraga bola tangan sekaligus membuktikan kemampuan Sumatera Utara dalam menjadi tuan rumah kompetisi olahraga berskala nasional, bahkan internasional.
“Tujuannya bukan hanya memasyarakatkan olahraga bola tangan, tetapi juga menegaskan bahwa Provinsi Sumatera Utara sangat siap menyelenggarakan kompetisi tingkat nasional, bahkan internasional. Karena itu, sejak awal kami berupaya agar Kejurnas 2026 dapat dilaksanakan di Medan,” ujar Hendra, Kamis (22/10/2026).
Ia menambahkan, kepercayaan menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendorong peningkatan prestasi atlet Sumatera Utara.
Jika pada Kejurnas 2025 Sumut hanya berhasil meraih satu medali, tahun ini pihaknya berharap hasil yang jauh lebih baik. Dari enam kategori yang dipertandingkan pada nomor putra dan putri, Sumut menargetkan mampu membawa pulang medali dari seluruh kategori tersebut.
“Kalau tahun 2025 lalu kita mendapatkan satu medali, tahun ini ada enam kategori yang bisa diperebutkan dari nomor putra dan putri. Kita berharap keenam kategori tersebut bisa menghasilkan medali bagi Sumatera Utara,” tambahnya.
Target tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para atlet tuan rumah untuk tampil maksimal. Dukungan masyarakat dan kesempatan bertanding di hadapan publik sendiri diharapkan mampu menambah semangat juang para atlet dalam menghadapi persaingan ketat antardaerah.
Ketua Umum PB ABTI Zulfidar Zaidar Muchtar menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya Kejurnas Handball Senior Indoor dan Beach 2026 di Sumatera Utara.
Ia menilai perkembangan olahraga bola tangan di Sumut menunjukkan kemajuan yang menggembirakan, terutama dengan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet dan penguatan organisasi.
Menurut Zulfidar, dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, kepengurusan bola tangan telah terbentuk di 28 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Perkembangan tersebut diikuti dengan penyelenggaraan berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, sebelum akhirnya Sumut dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas Handball Senior Indoor dan Beach 2026.
Capaian tersebut dinilai sebagai modal penting untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam olahraga bola tangan. Dengan pembinaan yang konsisten, Sumatera Utara diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Dukungan pemerintah daerah, penguatan organisasi, serta penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menjaga perkembangan dan kesinambungan prestasi olahraga bola tangan di masa mendatang.
Apresiasi terhadap perkembangan bola tangan di Sumatera Utara juga disampaikan perwakilan KONI Pusat, Jhon Ismadi Lubis. Ia mengaku bangga melihat kemajuan yang dicapai Pengprov ABTI Sumut di bawah kepemimpinan H. Hendra Cipta.
Menurut Jhon, perkembangan tersebut tidak terlepas dari kemampuan pengurus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintahan, akademisi, politisi, hingga praktisi olahraga.
“Saya mengikuti perkembangan bola tangan di Sumatera Utara. Pengprov ABTI Sumut di bawah kepemimpinan Hendra Cipta mampu dengan cepat membangun ekosistem olahraga bola tangan di Sumut. Hal itu didukung kepiawaian beliau dalam mengolaborasikan kepengurusan dengan melibatkan unsur pemerintahan, akademisi, politisi, dan praktisi olahraga,” ungkapnya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam mempercepat perkembangan organisasi, memperluas pembinaan atlet, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi bola tangan di Sumatera Utara.
Dengan ekosistem olahraga yang semakin kuat, pembinaan diharapkan tidak hanya berorientasi pada kejuaraan sesaat, tetapi juga mampu membangun fondasi prestasi jangka panjang.
Sementara itu, perwakilan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Pusat, Jadi Rajagukguk, turut menyampaikan apresiasi kepada ABTI Sumut dan KONI Sumut atas komitmen mereka dalam mengembangkan olahraga bola tangan.
Ia optimistis Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Keberhasilan menjadi tuan rumah Kejurnas 2026 diharapkan menjadi langkah penting untuk memperkuat sistem pembinaan, meningkatkan pengalaman bertanding para atlet, serta membuka jalan bagi pencapaian prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Dukungan organisasi olahraga, pemerintah daerah, KONI, KOI, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan bersama dalam mendorong kemajuan bola tangan di Sumatera Utara.
Sejalan dengan semangat tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (KADISPORASU), M. Mahfullah Pratama Daulay, S.STP., M.AP menyambut baik penyelenggaraan Kejurnas Handball 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga di daerah.
Penyelenggaraan kejuaraan nasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi terhadap hasil pembinaan atlet, peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga, serta pengembangan prestasi secara berkelanjutan.
Melalui Kejurnas Handball Senior Indoor dan Beach 2026, Sumatera Utara diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan kejuaraan olahraga berskala nasional sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama daerah dan Indonesia.
Dispora Sumut berkomitmen mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga secara berkelanjutan guna mewujudkan atlet-atlet Sumatera Utara yang berprestasi, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya, Sumatera Utara kini memiliki kesempatan besar untuk membuktikan dua hal sekaligus: sukses sebagai penyelenggara dan mampu bersaing di arena pertandingan.
Target enam medali yang dicanangkan Pengprov ABTI Sumut pun menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet. Masyarakat kini menantikan perjuangan tim tuan rumah untuk mengubah momentum bersejarah ini menjadi prestasi nyata bagi Sumatera Utara.
Redaksi: MMS



